Menembus Rintik Hujan, Kobar Semangat Perjusa SMK Hikmah Yapis Jayapura Lahirkan 16 Penegak Bantara Baru

Jayapura – Rintik hujan yang membasahi bumi Port Numbay tak sedikit pun menyurutkan bara semangat kepramukaan di dada para penegak. Bertempat di Halaman Yapis Pusat, Pangkalan Oryza Sativa Gugus Depan 0304 SMK Hikmah Yapis Jayapura sukses menggelar Perkemahan Jumat Sabtu (Perjusa) pada 31 Juli hingga 1 Agustus 2026. Momentum sakral tahunan ini menjadi panggung penyambutan tamu ambalan sekaligus saksi bisu dilantiknya 16 Penegak Bantara Angkatan 2026.

Perjusa bukan sekadar agenda rutin di atas kertas, melainkan kawah candradimuka bagi pembentukan karakter dan perajut tali persaudaraan yang erat. Tahun ini, sebanyak 95 pandu muda menorehkan jejaknya di bumi perkemahan. Mereka terdiri atas 48 tamu ambalan yang didampingi oleh perwakilan dari 7 ambalan, 16 calon Penegak Bantara, 5 Penegak Laksana, serta 3 Bantara senior yang turut mengawal jalannya kegiatan.

Advertisement

Dari Pendirian Tenda hingga Sakralnya Pelantikan

Sejak mentari meninggi di hari pertama, atmosfer perkemahan telah berdenyut dengan antusiasme yang tinggi. Usai registrasi dan bergotong-royong mendirikan tenda, para peserta menunaikan shalat Ashar berjamaah. Khidmatnya ibadah kemudian menyatu dengan khusyuknya Upacara Pembukaan yang dirangkaikan langsung dengan prosesi pelantikan Penegak Bantara. Momen ini menjadi puncak kebanggaan bagi 16 calon Bantara yang telah berhasil melewati tempaan fisik dan mental selama masa pengujian.

Menjelang senja, orientasi medan digelar untuk menanamkan kedisiplinan. Memasuki malam hari, setelah jeda istirahat, salat, dan makan (ISHOMA), ruang-ruang terbuka berganti menjadi wahana diskusi interaktif. Para peserta disuguhkan materi keambalan guna memperkokoh fondasi kepramukaan, kepemimpinan, dan tanggung jawab moral sebagai seorang Pramuka Penegak.

Kehangatan Api Unggun dan Ujian Mental

Malam puncak Perjusa ditandai dengan jilatan api unggun yang memecah kegelapan, membawa kehangatan di tengah hawa dingin Jayapura. Di bawah langit malam, pentas seni digelar penuh warna. Gelak tawa, riuh tepuk tangan, dan gemuruh yel-yel dari setiap ambalan melebur menjadi satu simfoni kebersamaan yang akan terus terpatri dalam ingatan.

“Hujan bukanlah penghalang, melainkan saksi bisu lahirnya para penegak yang tangguh dan siap mengabdi.”

Memasuki hari kedua, fajar disambut dengan salat Subuh dan ibadah pagi yang meneduhkan jiwa. Energi peserta kembali dipompa melalui senam pagi, yang dilanjutkan dengan sarapan bersama serta permainan ketangkasan. Lewat berbagai permainan edukatif ini, ego diredam dan kerja sama tim diuji hingga batas maksimal.

Dokumetasi Sekolah: Puluhan anggota Pramuka membentuk lingkaran mengelilingi kobaran api unggun sebagai simbol persaudaraan, semangat kebersamaan, dan pembentukan karakter dalam rangka penyambutan tamu ambalan serta pelantikan Penegak Bantara Angkatan 2026.

Di balik kemeriahan tersebut, para calon Bantara juga harus melewati ujian yang sesungguhnya. Mereka menyusuri pos-pos mental dan medan tantangan yang telah disiapkan oleh panitia. Setiap pos dirancang khusus untuk menguji kedisiplinan, ketangkasan, dan rasa tanggung jawab sebelum mereka resmi menyandang tanda kecakapan di pundak.

Pesan Sang Kamabigus: Menjaga Janji, Mengabdi pada Negeri

Menutup rangkaian kegiatan, upacara penutupan digelar secara sederhana namun sarat akan makna mendalam. Dalam amanatnya, Kamabigus Pangkalan SMK Hikmah Yapis Jayapura menitipkan harapan besar agar para tamu ambalan yang baru bergabung dapat tumbuh menjadi pribadi yang aktif dan disiplin.

Sementara bagi para Bantara yang baru dilantik, beliau berpesan agar mereka senantiasa menjaga kehormatan Tri Satya, mengamalkan Dasa Dharma Pramuka, serta menjalankan amanah baru ini dengan penuh dedikasi.

Dokumentasi Sekolah: Suasana Upacara Pembukaan Perjusa 2026 di halaman Yapis Pusat. Seluruh peserta mengikuti jalannya upacara dengan penuh disiplin sebagai awal rangkaian kegiatan kepramukaan yang diselenggarakan Pangkalan Oryza Sativa SMK Hikmah Yapis Jayapura.

Melalui Perjusa ini, Pangkalan Oryza Sativa kembali membuktikan komitmen nyatanya dalam mencetak generasi muda yang berkarakter tangguh, berjiwa pemimpin, dan siap mengabdi demi sekolah, masyarakat, bangsa, dan negara. Rintik hujan telah usai, namun api semangat yang dinyalakan selama dua hari ini akan tetap menyala, menuntun para pandu muda untuk terus berkarya di kehidupan nyata. (Alin)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You might also like